Inilah Alasan Real Madrid Lebih Memilih Zinedine Zidane Daripada Jose Morinho - Liga Dunia
Selamat datang disitus www.ligadunia.info , dapatkan informasi seputar sepak bola terkini.

Breaking

test banner
Pusatsbo99

Post Top Ad

togel online

Post Top Ad

judi bola

Kamis, 14 Maret 2019

Inilah Alasan Real Madrid Lebih Memilih Zinedine Zidane Daripada Jose Morinho



Ligadunia.info , Turun naiknya performa Real Madrid membuat Santiago Solari ditendang dari kursi pelatih. Pemecatan itu membuat Zinedine Zidane kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Baru sembilan bulan yang lalu Zidane mengundurkan diri setelah memimpin Real Madrid memenangkan trofi Liga Champions ketiga berturut-turut. Setelah itu, datang Julen Lopetegui menggantikan posisi Zidane.

Namun, Lopetegui tidak lama bertugas di Santiago Bernabeu. November 2018, ia dipecat dan posisinya digantikan oleh Solari.

Akan tetapi, Solari juga bernasib seperti Lopetegui. Ia diberhentikan usai kekalahan beruntun dari Barcelona dan Real Madrid ditaklukkan oleh Ajax Amsterdam1-4 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019) pekan lalu.

Baca Juga : Pelatih Terbaik Yang Bergaji Termahal Di Dunia

Hasil itu membuat Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions. Tak hanya itu, Sergio Ramos dan kolega kini tertinggal 12 poin dari Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol.

Kabar Solari akan dipecat Real Madrid telah berhembus sebelum laga melawan Real Valladolid pada akhir pekan lalu. Saat itu, muncul nama Jose Mourinho sebagai kandidat kuat pengganti Solari.

Tapi, Senin (11/3/2019) malam waktu setempat, Real Madrid secara mengejutkan mengumumkan Zidane sebagai pelatih baru. Juru strategi asal Prancis itu dikontrak hingga Juni 2022.

Liga Champions

Real Madrid mengidam-idamkan Liga Champions lebih dari trofi lainnya. Jadi tidak mengejutkan jika raksasa Spanyol tersebut kembali menunjuk Zidane sebagai pelatih.

Sebab, Zidane memenangkan tiga trofi Liga Champions saat melatih Madrid selama 2,5 musim. Hebatnya, ketiga trofi bergengsi itu dimenangkan secara beruntun, yakni 2016-2018.

Dominasi itu berakhir di musim ini. Karena itu, kembali Zidane diharapkan dapat memberikan trofi Liga Champions ke-14 pada musim 2019-2020.

Lalu bagaimana dengan Jose Mourinho. Ia mengangkat trofi Liga Champions dua kali, yakni bersama Porto di 2004 dan dengan Inter Milan pada 2010.

Tetapi selama tiga musim melatih Real Madrid, Mourinho gagal memberikan trofi bergengsi itu. Ia hanya membawa Los Blancos sampai semifinal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar