Amido Balde Menjadi Pusat Perhatian Pelatih Persebaya Angkat Bicara Soalnya - Liga Dunia
Selamat datang disitus www.ligadunia.info , dapatkan informasi seputar sepak bola terkini.

Breaking

test banner
Pusatsbo99

Post Top Ad

togel online

Post Top Ad

judi bola

Jumat, 19 April 2019

Amido Balde Menjadi Pusat Perhatian Pelatih Persebaya Angkat Bicara Soalnya



Ligadunia.info, Surabaya - Striker Persebaya Surabaya, Amido Balde, mendapat desakan dari penggemar untuk meninggalkan tim. Desakan itu datang dari Bonek, pendukung Persebaya, yang menyuarakan keinginan tersebut lewat tagar BaldeOut setelah melihat performa buruk sang pemain. 

Amido menampilkan performa yang tidak sesuai ekspektasi di final Piala Presiden 2019. Dua kali berjumpa Arema FC, dia gagal mencetak gol. Bahkan, pemain berpaspor Guinea-Bissau itu sempat melakukan tindakan negatif kepada pemain lawan.

Mendengar desakan itu semakin kencang, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman mau angkat bicara. Dia meminta kepada Bonek untuk bersabar dan tidak gegabah menuntut Amido dicoret dari skuatnya.

Baca Juga : Beginilah Respon Matthijs De Ligt Saat Diisukan Ingin Pindah Ke Barcelona

“Saya berharap sebaiknya jangan panik. Saya sebenarnya tidak enak juga berkali-kali membela Balde. Semua harus berpikir positif. Pemain rekrutan baru pasti tidak langsung bermain baik, pasti memerlukan waktu,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu, Kamis (18/4/2019).

Djanur mengakui striker berusia 27 tahun tersebut masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Dia menilai Amido perlu memperbaiki masalah yang dialaminya selama gelaran Piala Presiden 2019.

“Ada banyak yang perlu diperbaiki. Dia masih belum bugar secara fisik dan emosinya harus dikontrol. Penempatan posisinya juga. Saya masih berharap ada perbaikan dari permainan Amido,” imbuh pelatih berusai 60 tahun itu.

Amido sebenarnya tergolong sebagai striker produktif. Dia telah menyumbang 14 gol dalam 11 penampilan bersama Persebaya, masing-masing 10 gol di Piala Indonesia 2018 dan 4 gol di Piala Presiden 2019.

Namun, kemampuannya menghadapi tim selevel atau kontestan Liga 1 masih perlu dipertanyakan karena kesulitan mencetak gol yang dialaminya. 10 gol yang disumbangnya dalam Piala Indonesia lahir saat Persebaya menghadapi dua tim Liga 3, yaitu Persinga Ngawi dan Persidago Gorontalo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar